Quick Note Quick Note

La Dirección General de Bilingüismo y Calidad de la Enseñanza, con el ánimo de contribuir a la integración de los auxiliares de conversación destinados en la Comunidad de Madrid, crea y mantiene los foros que aparecen en esta página.
No obstante, quienes participan en dichos foros lo hacen a título personal y asumen la responsabilidad de atenerse a la legalidad vigente. Por esta razón, la citada Dirección General ni se hace responsable de los anuncios publicados en los foros, ni puede ser considerada como intermediaria de los acuerdos que llegaran a alcanzar dichos participantes.
En caso de que se haga un uso malintencionado de alguno de los foros, toda entrada que no se considere adecuada se borrará y no se admitirán reclamaciones por parte del autor de la misma o de cualquier otra persona. También se borrarán los hilos que tengan una antigüedad superior a un curso académico.

Message Boards Message Boards

Alojamiento

How to Coban Rondo

Malang dikenal sebagai kota yang memiliki banyak tempat wisata terutama di wahana bermain. Namun selain wahana bermain Malang juga memiliki wisata alam yang indah dan menarik salah satunya Coban Rondo. Apakah coban rondo itu? Coban Rondo merupakan sebuah Wisata Air Terjun yang berada di kota Batu.Menuju lokasi ini bisa naik travel malang juanda murah pp bila dari Bandara.
 
Mengapa Air Terjun tersebun dinamakan Coban Rondo? Awal mula nama Coban Rondo berasal dari cerita dua sejoli yang sedang jatuh cinta yaitu Dewi Anjarwati yang berasal dari gunung Kawi dan Raden Baronkusumo berasal dari gunung Arjuno. Karena mereka saling jatuh cinta dan kedua orang tua juga merestui akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan ke hubungan yang lebih terikat yaitu ke jenjang pernikahan.
 
Karena sudah resmi menikah Dewi Anjarwati mengajak suaminya yaitu Raden Baron Kusumo ke tempat kelahiranya yaitu Gunung Arjuno, namun ketika meminta izin ke orang tua Dewi Anjarwati mereka tidak di izinkan karena usia pernikahan mereka belum genap 40 hari. Menurut adat jawa pamali kalau ada pasangan manten baru yang pergi keluar daerah sebelum 40 hari usia pernikahan.
 
Namun Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo tidak mempercayai hal seperti itu dan mereka memaksakan diri untuk tetap pergi ke Gunung Arjuno. Singkat cerita di tengah perjalanan mereka di hadang oleh Joko Lelono yang menyukai Dewi Anjarwati karena parasnya yang cantik dan mempesona. Karena ingin memiliki Raden Anjarwati, Joko Lelono mengajak Raden Baron Kusumo untuk bertarung merebutkan Dewi Anjawati.
 
Agar Dewi Anjarwati tetap aman Raden Baron Kusumo meminta Dewi Anjarwati untuk pergi menyembunyikan diri dibalik sebuah coban (Air Terjun) sambil menanti Raden Baron Kusumo. Singkat cerita dalam pertempuran tersebut ternyata Joko Lelono dan Raden Baron Kusumo sama sama tewas dalam pertempuran. Karena tidak mengetahui kalau suaminya tewas Dewi Anjarwati tetap setia menunggu kedatangan Raden Baron Kusumo untuk menjemputnya.
 
Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun terus berganti namun Dewi Anjarwati tetap menunggu suaminya dibalik air terjun dengan status janda. Karena itulah air terjun tersebut dinamakan Coban Rondo yang artinya Rondo itu adalah Janda.
Demikian tadi cerita tentang asal mula coban rondo, dan ada mitos juga kalau ada sepasang kekasih yang pergi ke wisata tersebut maka sepulang dari tempat tersebut akan putus. Entah itu benar atau tidak karena itu hanyalah mitos dari warga sekitar. semoga bermanfaat terimakasih.
 
Malang dikenal sebagai kota yang memiliki banyak tempat wisata terutama di wahana bermain. Namun selain wahana bermain Malang juga memiliki wisata alam yang indah dan menarik salah satunya Coban Rondo. Apakah coban rondo itu? Coban Rondo merupakan sebuah Wisata Air Terjun yang berada di kota Batu.
 
Mengapa Air Terjun tersebun dinamakan Coban Rondo? Awal mula nama Coban Rondo berasal dari cerita dua sejoli yang sedang jatuh cinta yaitu Dewi Anjarwati yang berasal dari gunung Kawi dan Raden Baronkusumo berasal dari gunung Arjuno. Karena mereka saling jatuh cinta dan kedua orang tua juga merestui akhirnya mereka memutuskan untuk melanjutkan ke hubungan yang lebih terikat yaitu ke jenjang pernikahan.
 
Karena sudah resmi menikah Dewi Anjarwati mengajak suaminya yaitu Raden Baron Kusumo ke tempat kelahiranya yaitu Gunung Arjuno, namun ketika meminta izin ke orang tua Dewi Anjarwati mereka tidak di izinkan karena usia pernikahan mereka belum genap 40 hari. Menurut adat jawa pamali kalau ada pasangan manten baru yang pergi keluar daerah sebelum 40 hari usia pernikahan.
 
Namun Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo tidak mempercayai hal seperti itu dan mereka memaksakan diri untuk tetap pergi ke Gunung Arjuno. Singkat cerita di tengah perjalanan mereka di hadang oleh Joko Lelono yang menyukai Dewi Anjarwati karena parasnya yang cantik dan mempesona. Karena ingin memiliki Raden Anjarwati, Joko Lelono mengajak Raden Baron Kusumo untuk bertarung merebutkan Dewi Anjawati.
 
Agar Dewi Anjarwati tetap aman Raden Baron Kusumo meminta Dewi Anjarwati untuk pergi menyembunyikan diri dibalik sebuah coban (Air Terjun) sambil menanti Raden Baron Kusumo. Singkat cerita dalam pertempuran tersebut ternyata Joko Lelono dan Raden Baron Kusumo sama sama tewas dalam pertempuran. Karena tidak mengetahui kalau suaminya tewas Dewi Anjarwati tetap setia menunggu kedatangan Raden Baron Kusumo untuk menjemputnya.
 
Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun terus berganti namun Dewi Anjarwati tetap menunggu suaminya dibalik air terjun dengan status janda. Karena itulah air terjun tersebut dinamakan Coban Rondo yang artinya Rondo itu adalah Janda.
Demikian tadi cerita tentang asal mula coban rondo, dan ada mitos juga kalau ada sepasang kekasih yang pergi ke wisata tersebut maka sepulang dari tempat tersebut akan putus. Entah itu benar atau tidak karena itu hanyalah mitos dari warga sekitar. semoga bermanfaat terimakasih.
Artikel ulasan: travelloratour.com
0 (0 Votes)

Quick Reply